Cara Diet Sehat (Part 1)

Cara Diet Sehat (Part 1) Anda sudah expert soal menurunkan berat badan, telah lama menjalani diet sehat, atau ingin menemukan informasi baru yang berkaitan dengan penurunan berat badan? Apabila merasa demikian, Anda menemukan sumber yang tepat. Selain itu bagi yang baru saja mengikuti program diet sehat, Anda dapat membuka halaman ini untuk mengenal apa saja yang perlu diketahui tentang penurunan berat badan.

Diet: Mind over Matter?
“Aduh, aku bertambah gemuk ya? Mesti diet lagi deh.”
Ladies, tentu Anda setuju bahwa diet sehat melibatkan pengaturan pola makan dan aktivitas fisik. Meskipun demikian, tidak banyak yang tahu bahwa diet sehat pun melibatkan hati dan pikiran. Coba perhatikan, biasanya teman yang suka mengeluh bahwa beratnya bertambah atau terus-menerus mengingatkan dirinya sendiri bahwa ia sedang berdiet malah cenderung lebih mudah gemuk. Sebaliknya, teman Anda yang tampak santai dan menikmati diet sehatnya terlihat lebih mudah langsing.

Jangan langsung menuding genetik sebagai penyebabnya. Bisa saja permasalahannya terletak pada pola pikir kita. Apabila merasa bahwa diet adalah suatu keharusan, tanpa disadari Anda akan merasa stress. Bukan rahasia bahwa stress dapat meningkatkan produksi hormon kortisol. Padahal, hormon kortisol dapat menghambat pembakaran lemak dan memicu penumpukan lemak di perut1. Belum lagi, penelitian menunjukkan kalau saat stress, kita cenderung mencari “penghiburan” dari coklat atau keripik yang cukup tinggi kalorinya2. Kita merasa tersiksa, diet sehat pun tidak berhasil. Are you a stress-eater? Beware, ladies!

Smart Tips:
Jadikan program diet sehat sebagai teman. Tetap disiplin, namun tidak perlu terlalu keras pada diri sendiri. Make diet as your part of daily habit. Caranya pun mudah saja. Sharing makanan dengan teman, berjalan di atas treadmill sembari menonton film drama favorit, memasak pasta bersama orang terkasih, atau mengajak peliharaan berjalan di taman. Let it flow. Hasilnya, tanpa disadari telah menurunkan beberapa kilo berat badan dan semakin dekat dengan tubuh langsing idaman Anda.

References

  1. Moyer, A.E., et. al. 1994. Stress-Induced Cortisol Response and Fat Distribution in Women. Obes. Res. 2: 255-262.
  2. Adam, T.C. and E.S. Epel. “Stress, eating and the reward system.” Physiology & Behavior 91 (2007): 449–458.
All Responses to Cara Diet Sehat (Part 1)
Related Posts