Mengatasi Nafsu Makan saat Diet

Mengatasi Nafsu Makan saat DietHmm, aku kasih nasi aku ke kamu aja, yah? Aku ga’ mau makan nasi ah!” Perkataan ini pasti sering dikatakan para wanita ketika makan bersama pasangannya. Banyak wanita yang takut menjadi gemuk akibat makan nasi dan makanan berkarbohidrat lainnya. Apakah Anda juga mengalami hal ini?

Menghindari karbohidrat dalam diet, memang membuat berat badan Anda turun, namun ketika Anda berhenti dari program diet tersebut, Anda akan cenderung mengonsumsi karbohidrat secara berlebih. Penelitian menunjukkan bahwa karbohidrat yang Anda konsumsi sekarang akan menentukan jumlah karbohidrat yang akan Anda konsumsi selanjutnya. Semakin Anda menghindari karbohidrat, Anda akan semakin terpicu untuk mengonsumsi lebih (Wurtman, Moses, and Wurtman, 1983).

Belum lagi ketika Anda stress, Anda pasti melarikan diri ke makanan dan mulai mengonsumsi kudapan seperti es krim, keripik kentang, kerupuk, kue, atau camilan yang lain. Secara tidak sadar, Anda sudah menumpuk kelebihan karbohidrat dan lemak dalam tubuh Anda.

Serotonin, Your Appetite Powerful Control in Brain!
Dalam otak Anda, banyak sekali sel syaraf dan senyawa yang membantu Anda untuk mengatur kehidupan Anda. Salah satu nya adalah hormon serotonin. Serotonin merupakan salah satu hormon yang dibentuk di otak dan berfungsi untuk mengatur nafsu makan (appetite) dan mood Anda. Bahan utama pembuatan serotonin di otak adalah asam amino tryptophan yang banyak terkandung dalam makanan sumber protein seperti telur, susu, ayam, daging, dan lainnya.

Sumber protein yang Anda makan mengandung banyak jenis asam amino. Semua asam amino ini akan saling berkompetisi untuk masuk ke otak. Sayangnya, tryptophan akan kalah bersaing dengan asam-asam amino yang lain dalam perjalanannya menuju ke otak. Asam amino tryptophan hanya akan tersimpan di dalam aliran darah, padahal serotonin akan terbentuk ketika asam amino tryptophan berada di otak.

Bagaimana cara agar asam amino tryprophan bisa masuk ke otak? Di sinilah karbohidrat berperan penting. Konsumsi karbohidrat akan menyebabkan produksi insulin dalam tubuh meningkat. Insulin akan membawa asam-asam amino saingan tryptophan masuk ke dalam organ-organ tubuh Anda, maka tryptophan pun akan menjadi lebih bebas masuk ke otak Anda.

Bayangkan, ketika Anda sedang belanja midnight sale di toko A dan semua saingan Anda pergi ke toko B, tentunya Anda akan lebih bebas belanja di toko A tersebut bukan? Hal yang sama terjadi pada asam amino tryptophan. Jika serotonin sudah terbentuk dalam jumlah cukup, maka nafsu makan Anda akan terkontrol dan mood Anda pun akan kembali happy! Otak Anda akan memerintahkan Anda untuk mengendalikan nafsu makan dan tidak ngemil secara berlebihan. Pentingnya karbohidrat dalam proses menurunkan berat badan telah dibuktikan dalam penelitian Wurtman dan Fernstorm di tahun 1971-1983.

Setelah menyadari betapa pentingnya karbohidrat dalam pola diet Anda. Yang harus Anda lakukan adalah tetap mengonsumsi karbohidrat sesuai kebutuhan nutrisi Anda sehari-hari. Sekarang, Anda bisa tetap mengonsumsi karbohidrat sehari-hari tanpa takut berat badan menjadi naik, dengan konsumsi WRP Diet Tea.

WRP Diet Tea merupakan teh yang diformulasikan secara khusus dengan bahan aktif Phase 2 yang membantu untuk mengurangi penyerapan karbohidrat berlebih dalam tubuh hingga 66%. Ibaratnya, jika Anda makan 100 gram karbohidrat maka hanya 33 gram saja yang terserap dan sisanya akan dibuang.

EGCG dan L Carnitine dalam WRP Diet Tea juga akan membantu metabolisme pembakaran lemak menjadi energi serta kromium yang berperan penting dalam proses metabolisme karbohidrat menjadi energi. Kombinasi keempat bahan aktif ini akan membantu Anda dalam menurunkan dan mencegah kenaikan berat badan. Selain itu, ganti karbohidrat yang Anda konsumsi dengan jenis karbohidrat yang bersahabat dengan kesehatan seperti roti gandum, beras merah, pasta, sereal atau karbohidrat lain yang memiliki nilai indeks glikemik rendah.

So, masihkah Anda takut konsumsi karbohidrat?
Fear Carbo no More with WRP Diet Tea!

All Responses to Mengatasi Nafsu Makan saat Diet
Related Posts