Tips Diet: Tidur untuk Menurunkan Berat Badan

Tidur untuk Menurunkan Berat BadanKadangkala, hal simpel seperti kecukupan istirahat dapat mempengaruhi kiat diet sehat kita. Sebagai wanita yang aktif, sibuk dari pagi hingga malam sudah menjadi santapan rutin sehari-hari. Sibuk dengan aktivitas sehari-sehari pun membuat tidur menjadi prioritas belakangan, apalagi kalau deadline sedang menumpuk. Let’s find out efek jam tidur terhadap kesuksesan penurunan berat badan kita.





Kurang Tidur, Lemak Nempel
Tidur yang cukup terbukti penting agar program diet sehat lebih efektif. Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang tidurnya mencukupi (8,5 jam) mengalami penurunan berat lemak yang lebih besar saat mengikuti diet sehat rendah kalori, apabila dibandingkan dengan pada mereka yang kurang tidur (5,5 jam). Lebih dari 50% penurunan berat badan akan berasal dari penurunan berat lemak pada mereka yang tidurnya mencukupi, dan hanya 25% penurunan berat badan yang berasal dari penurunan berat lemak pada mereka yang kurang tidur.

Hal ini diketahui berhubungan dengan peningkatan kadar hormon ghrelin, hormon yang dapat meningkatkan penyimpanan lemak di dalam tubuh, pada mereka yang kurang tidur sehingga tubuh akan lebih mempertahankan lemak. Tidak hanya itu, hormon ghrelin juga memicu rasa lapar yang dapat mendorong Anda untuk makan lebih banyak. Akibatnya, program diet sehat akan semakin terasa sulit dan menyiksa jika Anda kurang tidur. Kalau begini, risiko Anda menyerah dan berhenti diet pun semakin tinggi. Wahh, jangan sampai keinginan untuk memiliki tubuh langsing yang sudah terasa begitu dekat jadi pupus.

Selain itu, mereka yang kurang tidur juga diketahui kehilangan lebih banyak otot selama program diet. Padahal, otot berperan penting di dalam pembakaran kalori dan agar tubuh terlihat lebih kencang. Bisa-bisa program diet sehat Anda menjadi kurang efektif nih..

Berapa Jam yang Cukup?
Tidur yang cukup tidak hanya penting saat melakukan diet sehat, tapi sebaiknya dilakukan rutin sehari-hari. Tidur merupakan waktu yang penting bagi tubuh untuk beristirahat sehingga sel-sel tubuh dapat berkembang dan diperbaiki.

Waktu tidur yang dibutuhkan masing-masing orang berbeda-beda, di antaranya dipengaruhi oleh umur, kondisi kesehatan, dan aktivitas. Secara umum, orang dewasa disarankan untuk tidur 7 hingga 8 jam setiap harinya.

Program diet sehat ternyata tidak hanya mencakup masalah asupan kalori, tidur yang cukup juga terbukti penting. Pastikan asupan kalori terkontrol namun asupan nutrisi tetap tercukupi saat diet sehingga Anda bisa mendapatkan tubuh langsing ideal tanpa mengorbankan kesehatan… Untuk diet sehat yang aman dan sehat, Anda dapat mencoba WRP Nutritious Drink sebagai pengganti sarapan dan makan malam dengan nutrisi seimbang serta diperkaya 11 vitamin dan 9 mineral. Dieting? Sure you can do!

References:

  1. Arlet V. Nedeltcheva et al. Insufficient Sleep Undermines Dietary Efforts to Reduce Adiposity. Annals of Internal Medicine 2010; 153 (7):435-441.
All Responses to Tips Diet: Tidur untuk Menurunkan Berat Badan
Related Posts